1. Film Inception terinspirasi dari komik Donal Bebek
Inception merupakan salah satu film terbaik yang
pernah dibuat. Film yang dibintangi oleh Leonardo Di Caprio ini membuat banyak
para kritikus dan penonton seringkali bertanya dari manakah ide awal film
tersebut. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya 8 tahun yang lalu, komik Donal
Bebek telah menemukan ide mengenai film Inception tersebut, bahkan beberapa
adegan dalam komik tersebut mirip dengan film Inception.
Dalam komik Donal Bebek yang berjudul "Uncle
Scrooge : In The Dream of a Lifetime" menceritakan Gerombolan Siberat yang
berperan sebagai pencuri mimpi dimana mereka masuk ke dalam mimpi Paman Gober
untuk mengetahui kode rahasia dari brankasnya. Setelah masuk ke dalam mimpi
Paman Gober, Gerombolan Siberat bingung antara mimpi dan realita, sehingga
mereka harus membawa benda khusus (dalam film Inception, benda ini dinamai
totem). Beberapa kesamaan lainnya, cerita cinta Paman Gober dan Goldie yang
mirip dengan Cobb dan Mal dalam film Inception. Metode yang digunakan juga sama
ketika dalam dunia mimpi seperti menggunakan “Kick” untuk menngeluarkan
seseorang dari mimpi, jika mati akan terperangkap dalam mimpi tersebut, dsb.
Walaupun Nolan (produser dan penulis film Inception)
menolak anggapan bahwa dia mencontoh ide dari komik Donal Bebek, tapi yang
jelas komik tersebut merupakan awal dari lahirnya Film Inception.
Indiana Jones merupakan salah satu film masterpiece
yang diproduseri oleh Steven Spielberg, sehingga jika Anda menyukai film-film
Indiana Jones, berterima kasihlah pada komik Donal Bebek. Mengapa? karena dalam
film Indiana Jones : Raiders dari Lost Ark, secara terbuka Spielberg dan Lucas
mengaku terinspirasi dari komik Donal Bebek dalam beberapa adegannya.
Spielberg mengakui bahwa adegan ketika Indy mencuri
reliq yang kemudian dikejar oleh batuan besar, didapatnya dari komik Donal yang
berjudul "Uncle Scrooge : The Seven Cities of Cibola", sedangkan
Lucas yang menggarap adegan ketika Indy dikejar oleh suku setempat,
terinspirasi dari komik Donal yang berjudul The Prize of Pizarro. Jadi, sudah
sepatutnya Donal juga mendapatkan piala Oscar sama seperti Steven Spielberg.
Bagaimana jika komik mengalahkan seorang ilmuwan? Pada
tahun 1964, sebuah kapal barang terbalik di lepas pantai Kuwait, menyebabkan
masalah, karena kapal tersebut berisi 5.000 domba yang tenggelam dan membusuk
di dekat area air minum Kuwait dan membahayakan konsumsi air Kuwait. Jadi
seorang ilmuwan asal Denmark, Karl Kroyer, merancang sebuah teknik untuk
mengangkat kapal tersebut dengan cara mengisi kapal yang tenggelam dengan bola
apung kecil yang disuntikkan melalui tabung. Daya apung gabungan dari bola
tersebut membuat kapal itu muncul ke permukaan. Butuh 27.000 bola untuk
mengangkat kapal itu.
Lantas apa hubungannya dengan komik Donal? ketika
Kroyer ingin mempatenkan idenya tersebut di kantor paten Jerman, Inggris dan
Belanda, di 2 kantor paten dia berhasil mempatenkannya, namun ketika di kantor
paten Belanda, dia ditolak, mereka mengatakan ia mencuri ide dari Donal. Pada
tahun 1949, 15 tahun sebelum Kroyer membuat metodenya tersebut, Carl Barks
(penulis Donal Bebek) menulis cerita berjudul “The Sunken Yacht” yang
menunjukkan Donal sedang berusaha keras untuk menemukan cara mudah untuk
menaikkan kapal Paman Gober yang tenggelam dari dasar laut. Solusi keponakannya
adalah untuk menurunkan selang dari permukaan, kemudian dipompa penuh dengan
isi bola pingpong. Jadi konsepnya sama dengan apa yang dilakukan Kroyer.
Donal Bebek dan penulisnya, Carl Bark, telah memberikan kontribusi yang luar biasa kepada ilmu pengetahuan, sehingga universitas Cornell menamai asteroid dengan namanya, hal ini setelah sebuah jurnal ilmiah menerbitkan komiknya yang berjudul “The Mad Chemist”. Dalam komik tersebut diceritakan Donal yang membantu keponakannya dalam tugas kimia terbentur dan menciptakan formula yang diberi nama "Duckmite". Itu hanyalah sebuah komik sampai 20 tahun kemudian Disney menerima surat dari Joseph B. Lambert di Institut Teknologi California, yang menginformasikan bahwa komik Donal yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah "The Spin States of Carbenes" menjadi rujukan dalam menemukan sebuah molekul baru yang bernama Methylene.
Rupanya komik Donal Bebek yang dibuat oleh Carl Bark
secara tidak sengaja menemukan Methylene yang digambarkan sebagai CH2, hampir
20 tahun sebelum ilmu pengetahuan bisa membuktikan eksistensinya. Anehnya, hal
ini tidak diketahui Disney, melainkan seorang ilmuwan bernama Dr. Gaspar yang
juga penggemar komik Donal Bebek. Bahkan gilanya, setahun kemudian Disney
mendapat surat dari ilmuwan Harvard yang memberi tahu bahwa Donal tidak hanya
menemukan Methylene, tapi juga berhasil menggunakan Methylene yang bisa
bereaksi dengan zat lain.
Carl Barks adalah seorang penulis paling produktif
dalam membuat komik Donal. Dia bertanggung jawab untuk 4 dari 5 entri dalam
daftar ini. Tetapi mungkin kontribusi Bark terbesar adalah pengaruh karakter
ciptaannya Paman Gober pada Osamu Tezuka. Tezuka adalah mangaka yang
menciptakan anime Astro Boy dan Kimba The White Lion, dan dia juga dijuluki
sebagai "Bapa Manga" atau "The Godfather of Anime".
Pekerjaan Tezuka pada dasarnya menciptakan manga setelah Perang Dunia II, yang
pada akhirnya menginspirasi munculnya anime.
Tezuka sendiri mengatakan bahwa ia berhutang semua ini
tidak lain pada Paman Gober. Seluruh gaya artistik Tezuka, seperti mata yang
imut dan mulut yang kecil kini menjadi ciri dari gaya animasi Jepang. Karyanya
kini menjadi dasar bagi semua manga, Tezuka telah mengkonfirmasi bahwa dasar
untuk karyanya adalah Paman Gober dan Miki Tikus. Walaupun begitu, kedua
kartunis ini tidak pernah bertemu, namun Tezuka sempat mengirimi ucapan selamat
kepada Bark sebagai rasa terima kasihnya yang telah memberikannya inspirasi.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar