Charles
Babbage yang lahir 26 Desember 1792 adalah seorang matematikawan dari Inggris
yang pertama kali mengemukakan gagasan tentang komputer yang dapat diprogram.
Sebagian dari mesin yang dikembangkannya yang tidak selesai, kini dapat dilihat di Musium
Sains London. Pada tahun 1991, dengan menggunakan rencana asli dari Babbage,
sebuah mesin diferensial dikembangkan dan mesin ini dapat berfungsi secara
sempurna, yang membuktikan bahwa gagasan Babbage tentang mesin ini memang dapat
diimplementasikan. Charles Babbage meninggal 18 Oktober 1871 pada umur 79 tahun.
Sejarah
Komputer diawali ketika Penemu Inggris, Charles Babbage
menyelesaikan prinsip-prinsip pemakaian umum komputer digital hampir seabad
penuh sebelum perkembangan besar-besaran mesin hitung elektronik terjadi. Mesin
yang dirancangnya, yang diberinya nama "mesin analitis" pada pokoknya
mampu melaksanakan apa saja yang bisa dilakukan kalkulator modern (meski tidak
sama cepatnya, karena "mesin analis" bukanlah dirancang untuk
bertenaga listrik). Sayangnya, berhubung teknologi abad ke-19 belumlah cukup
maju, Babbage tidak sanggup merampungkan konstruksi "mesin analis"
itu, selain memang tidak bisa, dia tidak memerlukan waktu dan biaya besar. Setelah
babbage meninggal, gagasannya yang begitu cemerlang hampir nyaris dilupakan
orang.
Sampai pada tahun 1937, tulisan-tulisan Babbage menjadi perhatian Howard H. Aiken, seorang sarjana tamatan Harvard. Aiken yang juga sedang mencoba menyelesaikan rancangan mesin komputer, terinspirasi oleh gagasan-gagasan Babbage. Bekerjasama dengan IBM, Aiken sanggup membuat Mark I, komputer pertama untuk segala keperluan. Tahun 1946, dua tahun sesudah Mark I dioperasikan, kelompok insinyur dan penemu lain menyelesaikan ENIAC, mesin hitung elektronik pertama. Sejak saat itu, kemajuan teknologi komputer berkembang dengan derasnya.
Mesin hitung punya pengaruh begitu besar di dunia, malahan akan menjadi lebih penting lagi di masa-masa depan, sumbangan pikiran Babbage terhadap perkembangan komputer tidaklah lebih besar ketimbang Aiken atau ketimbang John Mauchly dan J.O. Eckert (yang merupakan tokoh utama dalam perancangan ENIAC). Atas dasar itu paling sedikit ada tiga pendahulu Babbage (Blaise Pascal, Gottfried Leibniz dan Joseph Marie Jacquard) sudah membuat sumbangan yang setara dengan Babbage. Pascal, seorang matematikus, filosof dan ilmuwan Perancis menemukan mesin penjumlahan mekanis bahkan jauh di tahun 1642.
Di
tahun 1671 Gottfired Wilhelm Von Leibniz, seorang filosof dan matematikus
merancang mesin yang dapat menjumlah, mengurangi, mengalikan dan membagi.
Leibniz juga orang pertama yang menunjukkan arti penting "sistem
binary," yaitu sistem penjumlahan dengan “dua digit" yang dalam jaman
modern ini secara luas digunakan dalam mesin komputer. Dan orang Perancis
lainnya, Jacquard, yang di awal abad ke-19 sudah menggunakan sistem pengisian
komputer untuk mengawasi alat tenun. Alat tenun Jacquard yang laku deras secara
komersial, punya pengaruh besar terhadap pemikiran Babbage. Boleh jadi
mempengaruhi juga Herman Hollerith, seorang Amerika yang di penghujung abad
ke-19 menggunakan sistem pengisian komputer untuk membuat kolom-kolom data di
Biro Sensus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar